Artikel Lingkungan Hidup: Pencemaran yang dapat merusak lingkungan hidup sekitar
Indonesia memiliki berbagai permasalahannya sendiri bila kita membicarakan tentang artikel lingkungan hidup. Kebanyakan permasalahan lingkungan hidup di Indonesia disebabkan karena aktivitas manusianya yang kurang menyadari untuk melestarikan alam sekitar.
Ada dua hal yang menyebabkan lingkungan hidup kita mengalami pencemaran yaitu pencemaran karena aktivitas alam seperti asap dari kawah gunung berapi, awan panas, magma atau lava gunung berapi, gempa bumi, tsunami, abrasi, dan macam lainnya. Yang kedua adalah akibat ulah manusia sendiri maka pencemaran pun bisa terjadi. Di bawah ini adalah contoh-contoh pencemaran lingkungan hidup yang disebabkan oleh ulah manusia. Semoga dengan pengetahuan dari artikel lingkungan hidup ini kita semakin menyadari tentang pelestarian lingkungan hidup. Pencemaran-pencemaran ini merupakan pencemaran-pencemaran yang sering kita lihat terjadi di Indonesia seperti:
Artikel lingkungan hidup terkena pencemaran
Image courtesy of antpkr / FreeDigitalPhotos.net
- Artikel lingkungan hidup tentang pencemaran udara: apakah anda tahu bahwa Indonesia khususnya Jakarta sebagai ibu kota merupakan kota nomor tiga di dunia yang memiliki udara paling kotor. Mengapa hal ini bisa terjadi? Jakarta merupakan kota industri di mana banyak sekali pabrik-pabrik dibangun, padatnya penduduk dengan asap kendaraan bermotor di mana-mana, dan sebagainya. Tentunya hal-hal ini membuat udara di sekitar tercemar. Mestinya kita sebagai warga negara Indonesia khususnya yang tinggal di ibu kota Jakarta merasa malu dan mulailah belajar untuk mengurangi polusi udara dengan mengurangi aktivitas yang menyebabkan asap seperti jangan lagi membakar sampah. Jika polusi udara tetap terus terjadi maka hal ini bisa menyebabkan dampak lokal seperti sesak napas dan global seperti pemanasan global karena lapisanozon di bumi yang rusak.
- Artikel lingkungan hidup tentang pencemaran air: Bicara tentang artikel lingkungan hidup yang membahas pencemaran air merupakan masalah ke dua yang sering terjadi di Indonesia. Air yang tercemar merupakan salah satu masalah yang ada di lingkungan hidup Indonesia bahkan mungkin di dunia. Akibat ulah manusia yang membuat air tercemar seperti limbah beracun dari pabrik maupun sisa-sisa limbah rumah sakit yang dibuang sembarangan di sungai atau laut, mencuci pakaian di sungai yang sering dilakukan para penduduk yang tinggal di pinggiran kali atau sungai, buang air dan mandi di pinggir sungai, membuang sampah sembarangan baik di laut maupun sungai, dan sebagainya. Pada akhirnya akibat dari ulah manusia ini yang membuat air tercemar akan kembali merugikan manusia itu sendiri bahkan juga makhluk hidup yang lain. Banyak sekali kasus anak-anak yang terkena penyakit diare akibat meminum air yang sudah tercemar. Selain itu, hewan-hewan di dalam laut dan sungai pun ikut mati.
- Artikel lingkungan hidup tentang pencemaran tanah: Pencemaran tanah dapat terjadi karena adanya zat-zat kimia yang masuk ke dalam tanah akibat ulah manusia. Msialnya saja penimbunan sampah yang terjadi bisa menyebabkan zat-zat kimia dari sampah itu masuk dan terserap ke dalam tanah atau pembuangan limbah beracun yang terserap ke dalam tanah. Jika hal ini dibiarkan terjadi maka bisa menyebabkan kematian atau penyakit bagi makhluk hidup.
- Artikel lingkungan hidup tentang pencemaran suara: Pencemaran suara bisa terjadi di lingkungan-lingkungan padat penduduk atau lingkungan industry. Pencemaran akibat adanya suara yang terlalu bising dan berisik membuat lingkungan sekitar yang ditinggali menjadi tidak nyaman.Artikel lingkungan hidup yang harus dilestarikan dengan cara daur ulangImage courtesy of Natara / FreeDigitalPhotos.net
Contoh-contoh pelestarian lingkungan hidup yang bisa kita lakukan adalah penanaman pohon, daur ulang, buang sampah di tempat tersedia, pelarangan pembuangan limbah beracun, tidak merokok, hidup hemat energi, dan sebagainya. Semoga artikel lingkungan hidup ini dapat berguna.
Sumber : http://resepmasakanku.co/artikel-lingkungan-hidup.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar